“Tapi bercampur dengan partai penista agama ya konsekuensi nya kita tidak akan dukung sebetulnya kita objektif saja lah,”paparnya.
Selain itu, Slamet juga menyayangkan sikap Partai Gerindra dan PKS yang mendukung Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno yang berkoalisi dengan PDIP dan PKB.
“Ya sebagai umat Islam alumni 212 kami menyayangkan. Dari koalsi kami partai 212 tidak menyalonkan bahkan ikut bergabung. Tapi secara resmi di akhir Januari kita akan musyawarah untuk menetukan sikap 212 terhadap Pilkada 2018,” paparnya
“Ada Mukernas nanti. Hasil Mukernas itu akan membicarakan wilayah mana saja yang akan kita dukung kita support untuk kemenangan alumni 212,” sambugnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.