Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Tragis Iqbal, Remaja Anti-Perbudakan di Pakistan yang Tewas Ditembak

Putri Ainur Islam , Jurnalis-Selasa, 16 Januari 2018 |08:05 WIB
Kisah Tragis Iqbal, Remaja Anti-Perbudakan di Pakistan yang Tewas Ditembak
Iqbal Masih. (Foto: The Famous People)
A
A
A

Tak hanya membebaskan dirinya, Iqbal juga berhasil membebaskan 3.000 anak lainnya yang menjadi korban perdagangan manusia dan perbudakan. Ia juga kerap memberikan pidato di negaranya dan beberapa negara berkembang lainnya di mana terdapat perbudakan anak.

Jiwa sosialnya pun semakin berkembang ketika ia bersekolah. Iqbal kerap mengikuti aktivitas-aktivitas sosial meski ia masih berusia 12 tahun. Iqbal juga menyatakan keinginannya untuk menjadi pengacara guna memberantas sistem perbudakan dari negaranya dan dunia. Seiring popularitasnya meningkat lebih jauh sebagai pemimpin muda, dia diundang untuk menyampaikan pidato di Amerika Serikat dan Swedia.

Suatu hari, Iqbal datang ke sebuah pertemuan dan membuat hadirin di hadapannya menangis. Air mata para hadirin tidak dapat dibendung saat Iqbal menceritakan pengalamannya sebagai pekerja anak. Dalam setiap kesempatan serupa, Iqbal juga mendesak orang-orang elite Pakistan maju membantunya dalam usaha mengembalikan masa kecil yang hilang ke ribuan anak kecil yang bekerja di ladang dan pabrik tanpa kebutuhan dasar untuk bertahan hidup.

Meski masih berusia 12 tahun, bukan berarti Iqbal dapat hidup tenang layaknya anak-anak seumurnya. Iqbal terus-menerus menerima ancaman pembunuhan dari orang-orang yang menginginkan pekerja dengan harga murah. Pada 16 April 1995, setelah kembali dari perayaan Paskah bersama keluarganya, Iqbal ditembak mati di Muridke, Pakistan, oleh Muhammad Ashraf. Iqbal mengucapkan selamat tinggal kepada dunia dan membuatnya sedikit lebih indah dari pada saat dia lahir.

Kematian Iqbal memicu banyak kemarahan. Pakistan pun terbangun dari tidur nyenyak untuk melawan kejahatan yang memperbudak anak-anak dan merenggut masa kecil mereka. Hingga kini, Iqbal menjadi ikon bagi anak-anak Pakistan yang masih belum bisa membebaskan diri dari kejahatan pekerja anak.

(pai)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement