nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Kunjungi 5 Negara Asia Selatan Pekan Depan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 19 Januari 2018 16:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 19 18 1847508 presiden-jokowi-kunjungi-5-negara-asia-selatan-pekan-depan-75NIF6ocQc.JPG Presiden Jokowi akan kunjungi lima negara di Asia Selatan sepanjang pekan depan (Foto: Kham/Reuters)

JAKARTA – Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan melakukan kunjungan secara maraton ke lima negara di Asia Selatan, yaitu Sri Lanka, India, Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan memulai kunjungan kenegaraan ke Sri Lanka pada 24-25 Januari.

BACA JUGA: Jokowi Akan Hadiri HUT Ke-25 Kemitraan ASEAN-India 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir menerangkan, Menteri Retno LP Marsudi akan mendahului Presiden Jokowi untuk berkunjung ke Sri Lanka pada 23 Januari. Kunjungan Menlu Retno dilakukan dalam rangka membahas persiapan kedatangan kepala negara di Sri Lanka.

“Tema kunjungan presiden ke negara-negara tersebut adalah untuk membuka kesempatan baru. Fokus utama adalah kerjasama ekonomi di mana Asia Selatan menjadi pasar non-tradisional yang memiliki potensi cukup besar dilihat dari jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 1 miliar orang,” urai Arrmanatha Nasir dalam press briefing mingguan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018).

Selain fokus mengembangkan kerjasama ekonomi, Presiden Jokowi juga akan melakukan diplomasi kemanusiaan dan perdamaian dengan mengunjungi Bangladesh dan Afghanistan. Mantan Wali Kota Solo itu bahkan direncanakan akan berkunjung ke kamp pengungsi Rohingya di Cox’s Bazaar, Bangladesh.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Akan Kunjungi ke Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh 

Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Ferdy Nico Yohannes Piay menambahkan, setelah selesai melakukan kunjungan ke Sri Lanka, Presiden Jokowi bertolak ke India pada 25-26 Januari. Selain menghadiri peringatan ke-25 tahun kemitraan ASEAN-India, kepala negara juga akan menjadi tamu kehormatan dalam acara Hari Nasional India pada 26 Januari.

“Ini adalah pertama kalinya 10 kepala negara dari anggota ASEAN diundang sebagai tamu kehormatan dalam Hari Nasional India,” ucap Ferdy Piay.

BACA JUGA: Presiden Afghanistan Beri Penghargaan Pengelolaan Kemajemukan Indonesia 

Setelah menyelesaikan agenda di India, Presiden Jokowi selanjutnya terbang ke Pakistan pada 26-27 Januari, Bangladesh pada 27-28 Januari, dan menyempatkan diri singgah di Afghanistan pada 29 Januari sebelum kembali ke Tanah Air. Kunjungan tersebut merupakan yang pertama kali oleh Presiden Indonesia dalam 57 tahun terakhir ke Afghanistan setelah Presiden Soekarno pada 1961.

BACA JUGA: Jokowi Terima Delegasi Majelis Tinggi Perdamaian Afghanistan di Istana Bogor 

Kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan adalah untuk menguatkan diplomasi perdamaian Indonesia. Sebagaimana diketahui, Indonesia secara aktif memberi dukungan untuk pembangunan perdamaian di Afghanistan yang berkelanjutan. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan Presiden Ashraf Ghani pada April 2017 yang disusul dengan Dewan Tinggi Perdamaian Afghanistan pada Desember 2017.

“Sangat wajar kalau Presiden Jokowi menyempatkan diri ke Kabul untuk melakukan kunjungan kenegaraan,” tutup Ferdy Piay.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini