TORONTO - Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan dengan kematian misterius miliarder perusahaan farmasi terkenal di Kanada, Barry Sherman, dan istrinya, Honey, yang ditemukan tewas di rumahnya di Toronto pada Jumat 15 Desember. Honey ditemukan oleh seorang agen real estat dalam keadaan bersimbah darah di samping suaminya. Kedua jasad sepasang suami-istri tersebut ditemukan dalam posisi duduk tegak di lantai dan tergantung di pagar di samping kolam renang dalam ruangan.
Setelah melakukan pemeriksaan, petugas menemukan bahwa leher pasangan tersebut terlilit sabuk kulit sementara pergelangan tangan mereka menunjukkan tanda-tanda bahwa sebelumnya mereka telah diikat. Padahal awal ditemukannya pasangan tersebut mereka tidak terikat sama sekali. Pihak penyidik pun memutuskan bahwa pasangan tersebut telah dicekik.
BACA JUGA: Pendiri Perusahaan Farmasi Terkenal di Kanada dan Istrinya Ditemukan Tewas Mencurigakan
Dilansir dari Metro, Senin (22/1/2018), wajah Honey terdapat luka goresan dan mengenakan pakaian yang sama saat dua hari sebelumnya, membuat para ahli percaya bahwa pasangan tersebut terbunuh pada 13 Desember. Bukti juga menunjukkan bahwa Honey telah terbaring telungkup saat mengalami pendarahan selama beberapa lama sebelum akhirnya pergelangan tangannya diikat.
Polisi mengatakan bahwa mereka sedang mencari motif bahwa pasangan suami istri tersebut meninggal akibat bunuh diri, meskipun hal tersebut segera dibantah oleh keluarga dan teman-temannya. Anak-anak dari pasangan tersebut lalu menyewa detektif swasta untuk menyelidiki kematian pasangan filantropi tersebut.