LEBAK - Kerusakan bangunan akibat gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang Banten terus bertambah. Hingga kini tercatat ada sebanyak 1.140 rumah di Kabupaten Lebak mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.
Kepala Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak, Aan mengatakan, dari data sebelumnya yang hanya mencapai 462 rumah mengalami kerusakan, kini bertambah menjadi 1.140 rumah. Aan menyebut angka kerusakan tersebut masih dapat terus bertambah.
"Ini baru data sementara, karena tim masih melakukan penyisiran ke seluruh wilayah Lebak. Update data terkini ada 1.140 rumah yang mengalami kerusakan," ujar Aan saat dihubungi Okezone, Rabu (23/1/2018).
Dari ribuan rumah rusak tersebut, Kecamatan Malingping menjadi wilayah dengan angka kerusakan tertinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Tercatat ada sebanyak 518 rumah rusak ringan dan 31 rumah rusak berat.