KEDIRI - Banjir terjadi di Desa Petok, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, setelah hujan deras turun hampir seharian dan mengakibatkan aktivitas di daerah tersebut untuk sementara waktu lumpuh.
Camat Mojo Sukemi mengemukakan hujan turun cukup deras sejak Rabu siang. Selain di Kabupaten Mojo, hujan dimungkinkan juga terjadi daerah yang lebih tinggi misalnya Kecamatan Semen. Hal itu mengakibatkan air turun ke daerah yang lebih rendah di bawahnya.
"Banjir mulai terjadi sejak jam 16.00 WIB. Banjir ini adalah air kiriman dari wilayah Semen ke atas dan kondisinya lebih tinggi ketimbang banjir tahun lalu," katanya di Kediri, Rabu (24/1) malam.
Ia langsung memantau lokasi Desa Petok yang terkena banjir tersebut. Di desa tersebut, terdapat sekitar 450 kepala keluarga (KK). Ketinggian air juga bervariatif bahkan ada yang hingga lutut orang dewasa. Selain menggenangi jalan raya, air juga mulai masuk ke dalam rumah warga.
"Ketinggian banjir bervariatif dan air mulai masuk ke rumah penduduk, tapi sebatas kaki meja. Nanti, begitu debit air turun nanti air kembali masuk ke sungai," katanya.