Presiden Indonesia Kembali Kunjungi Afghanistan Setelah 57 Tahun

Putri Ainur Islam, Okezone · Senin 29 Januari 2018 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 29 18 1851736 presiden-indonesia-kembali-kunjungi-afghanistan-setelah-57-tahun-ktBSRW3ekU.jpg Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara. (Foto: Reuters)

KABUL - Dalam rangka tur Asia Selatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Afghanistan setelah sebelumnya mengunjungi Bangladesh. Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, mantan wali kota Solo tersebut tiba di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, pada Senin 29 Januari 2018 pukul 11.40 waktu setempat atau 14.10 WIB.

Berdasarkan rilis resmi yang diterima oleh Okezone, Senin (29/1/2018), Kunjungan Kenegaraan Presiden Jokowi ke Afghanistan merupakan kunjungan kedua Presiden Republik Indonesia ke Afghanistan setelah Kunjungan Kenegaraan Presiden Soekarno pada 1961.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Kunjungi 5 Negara Asia Selatan Pekan Depan

Kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Afghanistan Arief Rachman dan Kepala Protokol Negara Afghanistan. Selain itu, udara dingin bahkan hujan salju yang menyelimuti Kabul tidak mengurangi hangatnya penyambutan yang dilakukan pemerintah Afghanistan.

Pejabat-pejabat Afghanistan yang menyambut Presiden Jokowi yaitu Wakil Presiden Sarwar Danish, Menteri Luar Negeri Salahudin Rabbani, Menteri Keuangan Eklil Hakimi, Duta Besar Afghanistan untuk Indonesia Roya Rahmani, Gubernur Kabul Mohammad Yaqoub Haidan, sera Wali Kota Kabul Abdullah Habibzal.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Akan Kunjungi ke Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Sekadar informasi, Kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan adalah untuk menguatkan diplomasi perdamaian Indonesia. Indonesia secara aktif memberi dukungan untuk pembangunan perdamaian di Afghanistan yang berkelanjutan. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan Presiden Ashraf Ghani pada April 2017 yang disusul dengan Dewan Tinggi Perdamaian Afghanistan pada Desember 2017.

Beberapa waktu sebelum Presiden Jokowi tiba, Kabul dihantam oleh sebuah ledakan. Serangkaian ledakan tersebut terjadi di sebuah area dekat Akademi Militer Marshal Fahim. Ledakan pertama kali terdengar pada pukul 5 pagi waktu setempat.

(pai)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini