Paman korban, Jitendra Maru menuturkan, korban diminta membawa satu tabung oksigen oleh seorang staf junior rumah sakit. Rajesh mau membawakan tabung oksigen setelah diyakinkan bahwa mesin MRI sudah dalam keadaan mati.
“Orang yang seharusnya mencegah insiden semacam itu justru meminta anggota keluarga saya untuk masuk ke dalam ketika mesin dalam keadaan hidup. Kami sangat terkejut dan hancur,” ungkap Jitendra Maru.
Pemerintah Kota Maharashtra, Ibu Kota Negara Bagian Mumbai, mengumumkan akan memberikan ganti rugi atau kompensasi kepada keluarga korban sebesar 500 ribu rupee (setara Rp105 juta).
Mesin MRI menggunakan medan magnet yang sangat kuat guna menghasilkan gambar organ tubuh dengan lebih presisi. Benda-benda berbahan dasar besi atau yang memiliki daya tarik magnet tinggi tidak diperkenankan masuk dalam ruangan di mana mesin MRI tengah menyala.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.