Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Khofifah Bocorkan Program Nawa Bhakti Satya di Pilgub Jatim, Apa Itu?

Syaiful Islam , Jurnalis-Selasa, 30 Januari 2018 |21:52 WIB
Khofifah Bocorkan Program Nawa Bhakti Satya di Pilgub Jatim, Apa Itu?
Khofifah Indar Parawansa saat hadir di Rakerda Partai Demokrat Jatim (Foto: Syaiful Islam/Okezone)
A
A
A

SURABAYA – Bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah merumuskan program untuk membangun Jatim supaya lebih baik lagi pada masa mendatang. Program tersebut bernama Nawa Bhakti Satya.

Hal itu disampaikan Khofifah ketika bersilaturrahmi dengan jajaran pengurus dan kader DPD Partai Demokrat Jatim di kantornya Jalan Kertajaya, Surabaya, Selasa (30/1/2018). Ketua DPD Partai Demokrat Jatim sekaligus Gubernur Jatim, Soekarwo, juga hadir dalam acara tersebut.

“Boleh saya bocorkan pakde (Soekarwo), programnya bernama Nawa Bhakti Satya. Nawa Bhakti Satya sendiri adalah sembilan program yang dirumuskan khusus untuk Jatim agar lebih sejahtera dan mulia,” terang Khofifah.

 (Baca: Panwas Kota Surabaya Temukan Satu TPS Berisi Perempuan Semua)

Menurut Khofifah, ada sembilan area strategis dalam merumuskan Nawa Bhakti Satya yang akan dikerjakan secara bersama-sama. Dimana dengan membangun partnership yang menuju kemuliaan di mata masyarakat, mulia di mata bangsa-bangsa dan mulia di hadapan Allah SWT.

“Jangan ditanya item-peritem, navigasi program terus berjalan. Saya punya mimpi ada rumah sakit jantung di Jatim, ternyata sudah disiapkan pakde, tinggal diresmikan tahun ini. Jadi apa saya cita-citakan pakde sudah realisasikan,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Khofifah, dirinya juga ingin di rumah sakit kanker di Jatim. Rupanya rumah sakit kanker telah disiapkan oleh Soekarwo. Layanan kesehatan sangat penting untuk meningkatkan IPM, disamping income dan pendidikan.

 (Baca juga: Pertarungan di Pilgub Jatim Akan Berlangsung Sengit)

“Jejak jejak sukses pakde akan terawat, semoga kita menang (dalam pertarungan Pilgub Jatim),” tukas Khofifah.

Hal senada juga diungkapkan Soekarwo. Dirinya mengungkapkan Khofifah sangat paham kondisi di Jatim. Pakde Karwo, sapaan akrab soekarwo, mempunyai keinginan kesenjangan yang ada di Madura dan beberapa tempat lain bisa diatasi.

“Itu fokus kami pada 2018. Bu Khofifah juga harus memperhatikan pendidikan terutama di pondok pesantren. Ini merupakan pesan dari para kiai pada saya saat menggelar pertemuan di Sampang. Saya yakin beliau sangat berkomitmen,” terang pakde Karwo.

(Ulung Tranggana)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement