Image

Petinggi Garuda Indonesia Kembali Diperiksa Terkait Suap Pesawat

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 31 Januari 2018 13:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 31 337 1852604 petinggi-garuda-indonesia-kembali-diperiksa-terkait-suap-pesawat-hLcfeuowFf.jpg Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto Antara/Resno Esnir

JAKARTA -‎ Petinggi PT Garuda Indonesia kembali diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tekait suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin, Rolls Royce.

Pemeriksaan terkait suap yang dilakukan mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sekaligus Bos PT MRA.

KPK, Rabu (31/1/2018) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Vice President Corporate Secretary and Investor Relations PT Garuda Indonesia, Hengki Heriandono.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap pesawat dan mesin pesawat," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Emirsyah Satar Jalani Pemeriksaan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Pengadaan Pesawat

Sebelumnya pada Senin 29 Januari 2018, KPK sudah memeriksa Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia, Iwan Joeniarto. Iwan diperiksa sebagai saksi.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan suap pembelian pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin raksasa di dunia Rolls Royce.

Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sekaligus Bos PT MRA, sudah ditetapkan. Namun, keduanya belum dilakukan penahanan oleh KPK.

Emirsyah diduga telah menerima suap dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300. Suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini