nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tidak Hanya Membangun Pertumbuhan Agrobisinis, Bupati Nunukan Juga Perhatikan Objek Wisata

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 07 Februari 2018 04:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 07 340 1855824 tidak-hanya-membangun-pertumbuhan-agrobisinis-bupati-nunukan-juga-perhatikan-objek-wisata-5x9PlIOGJb.jpg Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Selain ingin memajukan Kabupaten Nunukan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agrobisnis, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, S.E, M.M. juga menargetkan ingin membangun kawasan pariwisata di daerahnya.

"Jadi target pariwisata juga ada," kata Asmin di Gedung Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa 6 Februari 2018.

Namun saat ini, kata dia, sarana dan prasarana guna menunjang fasilitas pariwisata tersebut belum maksimal, sehingga pembangunan pariwsata tidak dapat dilakukan secara total.

"Sehingga kita terus berbenah dari segi infrastrukur, seperti air, listrik. Alhamdulillah dari kementerian dan dari pemerintah pusat juga merespons itu, dan secara bertahap tahun per tahun," bebernya.

(Baca: Gandeng Investor, Bupati Nunukan Bangkitkan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Agrobisnis)

https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 06 340 1855454 gandeng-investor-bupati-nunukan-bangkitkan-pertumbuhan-ekonomi-berbasis-agrobisnis-MlSfemIjHB.jpg

Selain itu, Asmin juga mengatakan kondisi di Kabupaten Nunukan terus mengalami peningkatan infrastruktur. Misalnya, mulai adanya pembangunan pos lintas batas dari pemerintah pusat.

"Jadi alhamdulillah dengan adanya program Nawacita yang memperhatikan pinggiran, dan Pak Presiden Jokowi sudah membuktikan di mana daerah yang ada di pinggiran ini akan dibangun pos lintas batas, seperti di Nunukan khususnya, Lumbis Ogong dan krayan," tutur dia.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Togos Makmur Internasional untuk mewujudkan Nunukan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agrobisnis.

Penandatanganan ini merupakan respons hasil rapat koordinasi pengembangan investasi daerah tahun anggaran pada Selasa 18 Juni 2017 di Jakarta dan pelaksanaan Forum Group Discussion pengembangan investasi Kabupaten Nunukan pada 15 Agustus 2017 di Nunukan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini