Image

Dapat Nomor 1, ERAMAS Ajak Masyarakat Bangun Sumut

Erie Prasetyo, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 03:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 14 340 1859246 dapat-nomor-1-eramas-ajak-masyarakat-bangun-sumut-05FFSf27Cf.jpg Edy Rahmayadi-Ijeck saat menerima nomor undian 1 (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)

MEDAN - Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS) mendapatkan nomor urut 1 dalam pengundian yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Selasa 13 Februari 2018.

Sementara, paslon lainnya yakni Djarot-Sihar Sitorus mendapatkan nomor urut 2 dalam pelaksanaan Pilgubsu 2018.

Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut paslon pemilihan Gebernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dilaksanakan di Hotel Mercure, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan.

 (Baca: Pilgub Sumut Jadi Momen "Pemanasan" Perindo Sebelum Pemilu 2019)

Selesai acara pengundian nomor, Edy Rahmayadi didampingi Musa Rajekshah ketika diwawancarai meminta kepada seluruh masyarakat untuk datang ke TPS pada 27 Juni 2018 untuk menentukan pemimpin lima tahun mendatang.

"Nomor satu itu kan juara, berarti ERAMAS juara," ujar Edy.

Dalam meraih simpati dan mendulang suara, dirinya tidak hanya menggandeng seluruh relawan dan partai politik serta pendukung bakal paslon JR Saragih dan Ance Selian yang gagal ikut serta, namun seluruh rakyat Sumatera Utara untuk membangun Sumut bermartabat.

"Tidak hanya JR, seluruh rakyat Sumatera Utara kita ajak untuk membangun Sumatera Utara," tandasnya.

 (Baca juga: Edy Rahmayadi: Nomor Berapa Pun Adalah Lambang Kemenangan Eramas)

Sebelumnya, dalam rapat pleno ini, Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea menjelaskan, usai penetapan dan pengundian nomor urut, pada Kamis 15 Februari 2018 mendatang pasangan calon Pilgub Sumut akan menggelar kampanye.

Namun dirinya meminta kepada kedua paslon maupun tim pemenangan paslon agar jangan saling mendiskreditkan antara paslon lainnya. Akan tetapi lakukanlah dengan sejujur- jujurnya.

"Dalam kampanye baik itu rapat terbuka maupun tatap muka, hendaknya dilakukan dengan baik dan benar. Jika kita melakukannya dengan baik dan benar, mudah-mudahan Allah SWT akan meridhoinya hingga lima tahun ke depan," imbaunya.

Dalam kesempatan itu Mulia juga mengingatkan kepada kedua paslon tentang adanya pembatasan dana kampanye yang akan digunakan selama massa kampanye yang akan dimulai 15 Februari hingga 23 Juni 2018 nanti.

Bukan itu saja penggunaan dana kampanye hendaknya dilakukan secara jujur sesuai aturan yang telah disepakati bersama. Kemudian laporkan dana tersebut sesuai yang telah digunakan untuk nantinya akan diaudit.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan menyampaikan kepada para paslon dalam melaksanakan kampanye agar tidak menggunakan politik serta melakukan politisasi suku dan agama.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini