nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keok di Hitung Cepat Pilgub Sumut, Djarot: Kita Belum Menyerah!

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 19:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 27 340 1914856 keok-di-hitung-cepat-pilgub-sumut-djarot-kita-belum-menyerah-Jp68TgsOtm.jpg Foto: Okezone

MEDAN - Meski telah dinyatakan kalah berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, namun pasangan calon gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Djarot‎ Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) belum mau mengakui kemenangan rivalnya pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS).

Pasangan Djarot-Sihar masih akan menunggu hasil perhitungan manual, berdasarkan formulir C1 yang dikumpulkan dari 27 ribu tempat pemungutan suara (TPS) se-Sumatera Utara.

"Kita belum menyerah dan masih optimis sebelum ada hasil real count. Sebaiknya begitu. Kita tidak ingin mendahului. Jadi kita tunggulah perhitungan manualnya. Ini tim kita dari masih bekerja‎," kata Djarot di Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Djamin Ginting, Medan, Rabu (27/6/2018) petang.

Meski begitu Djarot mengucapkan selamat kepada masyarakat Sumatera Utara, siapapun yang menjadi pemenang nantinya. Karena menurut Djarot, siapapun yang terpilih, masyarakatlah yang menjadi pemenang sesungguhnya.

"Selamat kepada masyarakat Sumut. Dan kita ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kita. Baik dari partai, relawan maupun warga masyarakat," tukasnya.

 Djarot

Sementara itu, Sihar menyebutkan, dari hasil tim mereka, sejauh ini baru 20 persen suara yang masuk dalam perhitungan mereka. Dari 20 persen suara itu, pasangan Djarot-Sihar masih unggul 50,9 persen.

"Baru masuk sekitar 20 persen suara atau sekira 1 juta pemilih. Sejauh ini kita masih memimpin dengan 50,9 persen. Ini akan kita hitung terus sampai seluruh suara masuk paling tidak 90 persen, baru bisa kita simpulkan apakah kita menang atau kalah," tukasnya.

Sebelumnya sejumlah lembaga survei telah menyatakan pasangan Edy-Musa keluar sebagai pemenang Pilgub Sumut 2018 dengan raihan suara antara 55-60 persen. Sementara pasangan Djarot-Sihar hanya memperoleh antara‎ 40-45 persen.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini