INGGRIS mengalami kekalahan paling memalukan sepanjang sejarah partisipasinya dalam perang. Benteng pertahanan mereka di Singapura jatuh ke tangan pasukan Kekaisaran Jepang setelah melalui pertempuran selama satu pekan pada 15 Februari 1942.
Lebih dari 60 ribu tentara gabungan Inggris, Australia, dan India, ditangkap serta dijadikan tawanan perang oleh Jepang. Mereka bergabung dengan 70 ribu pasukan Sekutu lainnya yang ditangkap selama upaya Negeri Matahari Terbit merampas Semenanjung Malaya (Malaysia).
Usai mengebom Pealr Harbour di Hawaii pada 8 Desember 1941, pasukan Jepang bergerak ke Semenanjung Malaya yang dikuasai Inggris. Mereka merangsek masuk lewat Thailand dan tiba di utara Malaya (sekarang Malaysia).
Melansir dari History, Kamis (15/2/2018), pasukan Jepang maju dengan sangat cepat hingga ke benteng pertahanan Inggris. Mereka berhasil mengambil alih pangkalan-pangkalan udara Inggris di Malaysia. Jenderal Inggris, Arthur Ernest Percival, kesulitan untuk meninggalkan wilayah Malaysia.
Pasukan Jepang saat itu memilih taktik gerilya lewat hutan-hutan rimbun di Malaysia hingga posisi Arthur Percival makin terdesak. Pasukan Sekutu tidak memiliki banyak pilihan selain menunda kemajuan pasukan Jepang dan mundur jauh ke selatan.