Ia menambahkan dipilihnya Dusun Ngunut ini selain atas permintaan warga, pihaknya menemukan adanya warga yang terkena dampak penyakit demam berdarah dari gigitan nyamuk aedes aegypti.
"Ini kan musim hujan jadi biasanya warga yang mengajukan permohonan fogging wilayahnya sudah ada yang terserang DB," tambah pria yang disapa Santos ini.
Dirinya berharap program fogging sarang nyamuk mampu memberantas penyebaran penyakit demam berdarah dan menekan angka korban jiwa akibat gigitan nyamuk aedes aegypti.
"Ke depan program fogging ini bisa lebih intensif jika masyarakat membutuhkan," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.