nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wadah Pegawai KPK: Novel Baswedan Orang yang Terpilih

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 22 Februari 2018 16:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 22 340 1863211 wadah-pegawai-kpk-novel-baswedan-orang-yang-terpilih-cdSzyXQ2zh.JPG Novel Baswedan saat di KPK (foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid mengaku senang akan kedatangan Novel Baswedan kembali ke Tanah Air. Pasalnya, selama 10 bulan 11 hari penyidik lembaga antirasuah itu menjalani perawatan di Singapura akibat disiram air keras oleh orang tak dikenal.

Saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Novel disambut dengan suka cita oleh pegawai dan pimpinan KPK hingga aktivis anti korupsi. Semuanya merayakan kedatangan Novel.

"Kami pegawai KPK senang karena saudaraku bisa kembali lagi ke Tanah Air, di mana bangsa masih ada korupsi merajalela," ujar pria yang akrab disapa Cak Harun di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Harun menuturkan, Novel merupakan manusia pilihan Tuhan karena sanggup memikul amanat yang terbilang berat untuk memberantas korupsi.

"Engkau adalah manusia terpilih di antara manusia lain. Kenapa Allah memilihmu, karena engkau sanggup di mata Allah. Pimpinan, saya, dan teman-teman lain belum tentu sanggup. Minta kepada Allah, minta dibukakan hati presiden kita itu, yakinlah pada Allah minta presiden dibukakan hatinya," jelas Harun.

 

Seperti diketahui, Novel Baswedan sudah menjalani perawatan sepuluh bulan lebih di salah satu rumah sakit mata di Singapura. Novel sudah menjalani satu kali operasi besar ditambah dengan operasi-operasi kecil terhadap kedua matanya.

Novel sendiri mengalami kerusakan mata dan hampir buta setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada, 11 April 2017, lalu, di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Namun demikian, jajaran Kepolisian belum juga berhasil mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini