JAKARTA - Advokat Elza Syarief mengaku sulit membedakan antara pernyataan fakta dan omongan palsu terpidana korupsi proyek pembangunan wisma atlet dan gedung serbaguna di Palembang, M. Nazaruddin.
Elza yang pernah menjadi kuasa hukum Nazaruddin menjelaskan, bahwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu sering memberikan pernyataan yang berubah-ubah. Sehingga, Elza sulit untuk membedakan fakta dan fiktif dari pernyataan Nazaruddin.
Sebagaimana hal tersebut diakui Elza saat bersaksi di sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek e-KTP, untuk terdakwa Setya Novanto (Setnov), pada hari ini.
"Nazar ini kadang ngomong lancar, pas nanti sewaktu-waktu dia berubah, saya sulit membedakan mana yang benar," ungkap Elza di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018).