nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Anggap Pergantian Penyidik Kasus Penyerangan Novel Hal Biasa

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 02 Maret 2018 13:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 02 337 1866952 polri-anggap-pergantian-penyidik-kasus-penyerangan-novel-hal-biasa-jUIM1dU4EK.jpg Novel Baswedan pulang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik yang menangani kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan mengalami pergantian dikarenakan harus menjalani pendidikan.

Menyikapi hal itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menilai pergantian penyidik itu merupakan hal yang biasa dikarenakan harus menjalani pendidikan. “Biasa, jadi kalau ada pergantian penyidik biasanya ada gelar perkara dulu,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2018).

Menurut Setyo, gelar perkara itu dilakukan guna membahas sudah sekauh mana kasus-kasus itu sudah berjalan. Lalu selanjutnya menyerahkan barang bukti dan berkas-berkasnya.

“Jadi biasalah itu, karena tidak mungkin kan (untuk terus melakukan penyidikan), karena dia harus sekolah juga, dia harus ada tugas lain,” papar Setyo.

(Baca Juga: Penyidik Polda Metro Jaya Temui Novel Baswedan)

(Baca Juga: Abraham Samad Desak Presiden Bentuk Tim Pencari Fakta Kasus Novel)

Mengenai pengaruh pergantian penyidik, Setyo mengatakan hal tersebut tergantung pada personalitas dan kemampuan penyidik itu sendiri. Jika penyidik yang menggantikan lebih baik maka pengungkapan kasus akan lebih cepat.

Namun, lanjut Setyo, apabila ada ada juga penyidik yang mungkin tidak memahami permasalahannya, malah mungkin bisa terhambat.

“Tetapi saya harapkan penyidik lebih baguslah,” tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini