nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oknum PNS Diduga Jadi Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 17:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 05 340 1868195 oknum-pns-diduga-jadi-pengedar-narkoba-ditangkap-polisi-PT5UM7Z0Ov.jpg Penangkapan Pengedar Narkoba Jenis Sabu di Polres Tanjungpinang (foto: Bunga Ashab/SINDO)

TANJUNGPINANG - Jajaran Satauan Reserse Kriminal Narkoba (Satnarkoba) Polres Tanjungpinang membekuk Revan Rizki, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Tidak hanya Revan saja, polisi juga mengamankan teman-temannya yakni Mulyadi, Yandi, dan Indra Wahyu. Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti tiga paket sabu seberat 1,20 gram.

(Baca Juga: Simpan Sabu di Septic Tank, Bandar Narkoba Ditangkap)

Kasatnarkoba Polres Tanjungpinang AKP Muhammad Djaiz membenarkan bahwa pihaknya membekuk seorang PNS dan tiga rekannya pelaku narkoba. Dia menuturkan, penangkapan keempat pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di Jalan Rumah Sakit.

Setelah petugas menyelidikinya ternyata informasi benar, lalu ditangkap Indra. Hasil pengembangannya mengarah kepada tersangka lainnya, kemudian berhasil membekuk tiga tersangka.

"Keempat tersangka ini masih satu rangkain hendak menjual barang bukti sabu itu," kata Djaiz saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/3/2018).

PNS Diduga Edarkan Narkoba Jenis Sabu (foto: Bunga Ashab/SINDO)

Di menyampaikan, patut diduga bahwa keempat tersangka sebagai pengedar narkoba jenis sabu di Tanjungpinang. Adapun modus operansi para tersangka dengan cara melempar narkobanya di suatu tempat setelah berkomunikasi dengan pembelinya.

Menurut dia, mereka ini saling menjual barang haram tersebut. Sebab, hasil keterangan mereka bahwa saling berbagi apabila ad pemesan untuk mencukupi kebutuhannya masing-masing.

"Modus mereka ini masih sama dengan pelaku-pelaku lainya dengan sistem lempar," kata dia.

Untuk saat ini, kata dia, pihaknya terus mendalami kasusnya. Sementara para tersangka sudah ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatan mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 113 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara.

"Para tersangka terancam hukuman di atas lima tahun kurungan penjara," kata dia.

(Baca Juga: Kampung Narkoba Diserbu TNI-Polri, Target Razia Nyebur ke Sungai)

Di tempat sama, Revan mengakui perbuatannya. Dia membantah bahwa dirinya seorang pengedar sabu. Dia mengatakan, hanya pemakai narkoba. Revan yang sehari-hari berdinas di Pemko Tanjungpinang menyesali perbuatannya setelah mendekam di sel tahanan.

"Saya cuma pakai saja, pakai sabu sudah tiga tahun terakhir. Saya sangat menyesalinya" ujar Revan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini