CIREBON - Potret Menyedihkan dialami warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pasangan suami istri (pasutri) berusia lanjut yang tak memiliki anak itu harus mengisi masa tuanya di gubuk bilik berbaur dengan kandang ayam. Meski telah lama tinggal dalam tempat yang tak nyaman dan sangat tidak layak, namun kondisi pasangan tersebut seolah luput dari perhatian.
Adalah Rosul dan Sima, pasutri warga Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati itu tinggal di rumah berukuran 4x5 meter persegi. Masa tua dihabiskan dengan kondisi perekonomian yang memprihatinkan. Rumah yang terbuat seadanya dari bambu itu hanya beratapkan seng bekas yang berlubang di sana-sini. Kondisi diperparah dengan tak adanya listrik yang mengalir ke gubuk itu.
Meski panas menyengat saat terik dan dingin menusuk tulang saat hujan, keduanya tak punya pilihan lain selain menempati gubuk yang berbaur dengan kandang ayam tersebut. Rosul yang bekerja serabutan dengan ikut mencari ikan di laut tak mampu merenovasi rumahnya. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja, mereka terpaksa berhutang ke warung mapun tetangga.
(Baca juga: Kisah Pilu Kakek Radi yang Lumpuh Tak Berdaya di Gubuk Reyot)
Dari catatan pihak pemerintah Desa Wanakaya, pasangan yang tak memiliki anak tersebut telah tinggal selama lebih dari lima tahun di sana, namun baru tercatat sebagai warga setempat sejak pertengahan tahun 2017.
Pemerintah desa tengah mengupayakan pembangunan rumah tinggal layak huni bagi pasangan tersebut, dengan memasukkannya ke dalam musyawarah rencana pembangunan Kecamatan Gunung Jati.
Pasutri tersebut berharap pemerintah mau membantu proses perbaikan rumahnya agar lebih layak untuk menjadi sebuah hunian. Pasangan ini adalah segelintir potret kemiskinan yang kurang mendapat perhatian pemerintah.
(Qur'anul Hidayat)