Kunjungi Gaza, PM Palestina Nyaris Tewas Dihantam Ledakan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 16:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 13 18 1872138 kunjungi-gaza-pm-palestina-nyaris-tewas-dihantam-ledakan-qyvjCr6LUs.JPG PM Palestina, Rami Hamdallah (melambaikan tangan), berhasil selamat dari ledakan yang menghantam rombongannya (Foto: Mohammed Salem/Reuters)

GAZA – Perdana Menteri (PM) Palestina, Rami Hamdallah, nyaris tewas saat sebuah ledakan terjadi dekat iring-iringan kendaraan yang membawanya di Jalur Gaza. Beruntung, pria berkacamata itu selamat dan tidak mengalami luka sedikit pun.

Beberapa menit usai ledakan, Rami Hamdallah menyampaikan pidato untuk peresmian pabrik pengolahan sampah di Jalur Gaza. Dalam pidatonya, ia mengatakan tiga unit mobil rusak akibat dihantam ledakan tersebut. Kelompok militan Hamas diduga berada di balik ledakan tersebut.

“Otoritas Palestina menyatakan Hamas bertanggung jawab karena secara pengecut menargetkan konvoi Perdana Menteri di Gaza,” bunyi artikel kantor berita resmi Palestina, WAFA, dinukil dari Reuters, Selasa (13/3/2018).

Sebagaimana diketahui, Hamas menguasai Jalur Gaza sejak 2007, sementara pemerintah Palestina yang didominasi faksi Fatah menguasai wilayah lainnya. Otoritas Palestina menganggap Hamas gagal memberikan keamanan yang memadai bagi Rami Hamdallah selama kunjungannya.

Kementerian Dalam Negeri Jalur Gaza menerangkan, ledakan terjadi saat konvoi PM Rami Hamdallah melintas di dekat Beit Hanoun. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jalur Gaza, Eyad al Bozom menuturkan, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut dan aparat keamanan langsung menggelar investigasi.

“Serangan terhadap pemerintah yang sah secara konsensus adalah serangan terhadap kesatuan warga Palestina,” ucap juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rdainah.

Ledakan terjadi di dekat tempat di mana konvoi diplomatik Amerika Serikat (AS) diserang bom yang diledakkan dari jarak jauh pada 2003. Insiden terjadi ketika rombongan belum lama memasuki wilayah Jalur Gaza. Tiga orang pasukan keamanan khusus AS meninggal dunia dan seorang diplomat luka-luka dalam insiden tersebut.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini