nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JK: Dulu Takut, Sekarang Murid Malah Marahi Guru

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 16:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 13 337 1872136 jk-dulu-takut-sekarang-murid-malah-marahi-guru-lcSfOHT2iR.jpg Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengapresiasi PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) ‎yang mengusulkan dibentuknya Komisi Perlindungan Guru Indonesia.

"Ya sebagai lembaga persatuan guru itu mereka wajib menjaga anggotanya yang juga guru-guru lain. Tapi, kan bukan hanya Pergunu, polisi juga menjaga. Jadi, kekhawatiran atau perhatian itu sangat bagus saya kira," kata Kalla di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Kalla melihat kondisi saat ini tengah terbalik. Ia menilai, dahulu murid sangat hormat dan takut terhadap guru. Namun sekarang, justru murid melawan guru.

"Jumlah itu kadang-kadang terjadi perubahan pandangan. Dulu murid takut sekali kepada guru, sekarang kadang-kadang malah murid yang marahi guru," jelasnya.

Dengan adanya kondisi seperti itu, Kalla menilai perlu adanya pemberian pelajaran agar murid kembali pada jalannya, yakni tetap menghormati guru.

"Itu tentu juga perlu diberikan pelajaran supaya jangan seperti itu. Jadi, budaya kita menghormati guru tetap harus baik karena tanpa penghormatan ke guru juga murid-murid tidak disiplin," ujarnya.

(Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Foto:  Fahreza Rizky/Okezone)

Diberitakan sebelumnya, saat beraudiensi dengan Wapres JK, PP Pergunu mengusulkan dibentuknya Komisi Perlindungan Guru Indonesia untuk menekan angka kekerasan terhadap pendidik.

(Baca Juga: Guru MTs di Pontianak Maafkan Murid yang Memukulnya Pakai Kursi)

Apalagi, akhir-akhir ini insiden kekerasan terhadap guru marak terjadi, baik dilakukan oleh siswa maupun orang tuanya.

"Kami juga memohon perlindungan guru. Kami mengusulkan membentuk Komisi Perlindungan Guru Indonesia. Tugasnya nanti memberikan kepastian perlindungan hukum dan juga pengawasan pelaksanaan peraturan terkait guru," ujar Wakil Ketua Umum PP Pergunu, Aris Ade Leksono, usai beraudiensi dengan Wapres JK.

(Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Guru di Pontianak Diperiksa Istimewa)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini