nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jatuhkan Sanksi ke Rusia, PM Inggris Larang Pejabat Hadiri Piala Dunia 2018

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 00:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 18 1872891 jatuhkan-sanksi-ke-rusia-pm-inggris-larang-pejabat-hadiri-piala-dunia-2018-v2rQoZ8LLL.JPG Perdana Menteri Inggris Theresa May (Foto: Reuters)

LONDON – Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, mengambil langkah tegas terhadap Rusia usai insiden diracunnya Sergei Skripal, mantan mata-mata Negeri Beruang Merah di Salisbury pada 4 Maret. Negeri Ratu Elizabeth akan mendeportasi 23 orang diplomat Rusia akibat kasus tersebut.

“Di bawah Konvensi Wina, Inggris Raya akan mendeportasi 23 orang diplomat Rusia yang dianggap sebagai agen intelijen yang tidak diumumkan. Mereka hanya punya waktu satu pekan untuk pergi,” ujar Theresa May kepada parlemen, dinukil dari TASS, Kamis (15/3/2018).

BACA JUGA: Mantan Mata-Mata Rusia dalam Kondisi Kritis Setelah Terpapar Zat Misterius di Inggris

Ketua Partai Konservatif itu mencatat bahwa Inggris juga pernah mengusir empat orang diplomat Rusia pada 2006 usai pembunuhan terhadap Alexander Litvinenko. May menekankan bahwa hukuman tersebut akan menjadi pengusiran terbesar dalam waktu 30 tahun terakhir.

“Itu mencerminkan fakta bahwa ini bukan pertama kalinya negara Rusia melakukan sesuatu terhadap negara kita,” imbuh Theresa May.

Selain itu, Inggris juga akan mengetatkan pemeriksaan terhadap warga Rusia yang tiba di Negeri Ratu Elizabeth serta membekukan aset-aset yang berpotensi membahayakan keamanan negara. Ia juga mencabut undangan kunjungan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergey Lavrov.

BACA JUGA: Kremlin Bantah Terlibat Upaya Pembunuhan Mantan Mata-Mata Rusia di Inggris

Theresa May juga memastikan bahwa para menteri, pejabat tinggi, dan keluarga Kerajaan Inggris tidak akan berkunjung ke Rusia selama Piala Dunia 2018. Dengan demikian, Inggris membatalkan semua rencana kontak secara bilateral dengan Rusia.

“Saya mengonfirmasi bahwa tidak akan ada menteri, atau Keluarga Kerajaan Inggris, yang hadir pada Piala Dunia Rusia,” tutup Theresa May.

BACA JUGA: PM Inggris: Mata-Mata Rusia Diberi Racun Novichok 

Perempuan berusia 61 tahun itu sebelumnya meminta penjelasan kepada Rusia terkait insiden yang menimpa Sergei Skripal dan putrinya, Yulia. Inggris memberi batas waktu hingga Rabu 13 Maret tengah malam waktu setempat. Akan tetapi, Rusia tidak kunjung memberi penjelasan.

Sergei dan Yulia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri pada Minggu 4 Maret malam waktu setempat di atas sebuah bangku taman di Salisbury, Inggris. Keduanya saat ini tengah dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Keduanya diduga dipapar racun Novischok yang sangat mematikan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini