Jengkel dengan Penyebar Fitnah PKI, Jokowi: Awas Kalau Ketemu, Tak Gebuk

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 22:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 337 1872909 jengkel-dengan-penyebar-fitnah-pki-jokowi-awas-kalau-ketemu-tak-gebuk-koF0fBU4J3.jpg Presiden Jokowi (Foto: Antara)

SERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku jengkel dengan para penyebar fitnah yang menyebut dirinya sebagai kader Partai Komunis Indonesia (PKI). Fitnah itu diketahui kerap disebar lewat media sosial (medsos).

Kepala Negara menegaskan ingin menggebuk para penyebar fitnah dan hoax tersebut bila berhasil ditemukan atau ditangkap.

"Ini gimana, kadang-kadang ya jengkel tapi nyari orangnya enggak ketemu-ketemu. Awas kalau ketemu tak gebuk betul itu," tegas Jokowi di Alun-Alun Barat Kota Serang, Banten, Rabu (14/3/2018).

Meski ingin menggembuk para penyebar fitnah tersebut, Jokowi tak merinci bagaimana caranya. Ia haya menerangkan, usianya baru tiga tahun saat PKI dibubarkan.

"Jangan seperti itu. Itu namanya fitnah. Ngawur kan seperti itu. Logikanya enggak masuk, tapi ada yang percaya gitu lho. Ada itu yang percaya," ucapnya.

(Baca Juga: Jawab Tudingan PKI, Jokowi: Saya Lahir 1961, Masak Ada PKI Balita?)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta semua pihak dapat berhati-hati dan tak mudah percaya dengan informasi yang berasal dari medsos. Apalagi, bangsa Indonesia tengah berkompetisi Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019.

"Itulah kita harus hati-hati betul dalam Pilkada Pilpres harus hati-hati. Pilihlah pemimpin yang baik. Jangan sampai keliru, kalau keliru yang dirugikan juga masyarakat semuanya," pungkasnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini