Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Rayakan Nyepi, Warga Bali Padati Pantai Lakukan Ritual Ini

Nurul Hikmah , Jurnalis-Minggu, 18 Maret 2018 |10:49 WIB
Usai Rayakan Nyepi, Warga Bali Padati Pantai Lakukan Ritual Ini
Warga memadati Pantai Kuta, Bali (Nurul/Okezone)
A
A
A

DENPASAR – Setelah perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Saraswati, warga Bali hari ini berbondong-bondong ke pantai di dekat tempat tinggalnya, untuk melakukan mulukat atau pembersihan diri. Mereka memadati pantai menjalankan tradisi banyu pinaruh dan ngembak geni.

Seperti terlihat di Pantai Kuta, Badung, Minggu (18/3/2018). Sejak pagi tadi, warga datang ke pantai untuk melaksanakan ritual pasca-Hari Raya Nyepi dan Saraswati. Saraswati diyakini umat Hindu sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan.

Seorang warga Denpasar, Ketut Ayu Oktaviani mengatakan, umat Hindu di Bali hari ini datang ke pantai-pantai untuk melaksanakan melukat. “Di mana namanya itu disebut banyu pinaruh untuk selesai Hari Saraswati dan ngembak geni pasca-merayakan Nyepi,” katanya saat ditemui di Pantai Kuta.

Banyu pinaruh artinya air ilmu pengetahuan, biasanya warga melaksanakan ritual tersebut pada pagi. “Kami ke sini membawa sesaji juga. Selain sesaji untuk banyu pinaruh, kami juga membawa sesaji untuk ngembak geni,” ujar Ketut.

Saat ritual banyu pinaruh, setiap orang yang datang diharuskan mandi keramas untuk membersihkan diri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement