TANGERANG SELATAN - Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga kini masih dalam proses pembangunan. Gedung empat lantai berlokasi di Puspiptek, Setu itu sedianya rampung dan bisa beroperasi akhir 2017, tapi hingga kini belum bisa dihuni.
Proses pengerjaan gedung di lahan seluas sekira 2 hektare itu dimulai sejak 2015. Total anggaran yang sudah digelontorkan mencapai Rp136 miliar. Dana tersebut telah habis dalam tiga tahap pembangunan, yakni tahap pertama sekira Rp27 miliar, tahap kedua Rp50 miliar, dan tahap ketiga Rp36 miliar.
Pantauan Okezone, Jumat (30/3/2018), terlihat beberapa bagian dalam dan luar gedung belum siap digunakan. Bahkan diketahui, sedang ada pengajuan proyek lelang bagi pengerjaan tahap empat, di mana harus kembali merogoh kocek APBD hingga Rp18 miliar.
Pengerjaan sarana dan prasarana (Sarpras) yang masuk dalam penganggaran tahap tiga akan dianggarkan kembali dalam tahap empat.
"Ini akan masuk ke tahap empat, jadi mau persiapan lelang interior, lift dan sarpras, kurang lebih anggarannya mencapai Rp18 miliar," kata Hendri Sumawijaya, Kabid Bangunan dan Perkantoran Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR).