Gedung DPRD Tangsel bagian dalam (Hambali/Okezone)
Menurut Hendri, terhitung sejak Januari hingga Juni 2018, pembangunan akhir tahap tiga masuk dalam fase pemeliharaan. Setelah itu, barulah lelang tahap empat berjalan melalui mekanisme yang ada di Unit Layanan Pengadaan (ULP).
Dia menargetkan, jika tahapan lelang telah berjalan, maka kemungkinan enam bulan sesudahnya pembangunan tahap keempat akan selesai.
"Nanti dilelang (tahap 4), berkasnya itu di ULP. Kalau kami kan tinggal menunggu penetapan saja, SPBJ, kontrak langsung kerja.Target dikontrak kita waktunya sekira enam bulan pelaksanaan, harapannya akhir tahun selesai. Dalam satu tahun anggaran, ini sudah selesai semua," imbuhnya.
Kondisi demikian, tentu sangat berbeda dari apa yang sudah direncanakan sejak awal proses pembangunan pada tiga tahun silam. Mengingat, Gedung DPRD yang digunakan sementara ini statusnya masih menyewa di Gedung IFA, Jalan Raya Viktor, Buaran, Serpong, dan akan habis masa perpanjangan sewanya pada Juni 2018.
Sebagaimana diketahui, tiap tahun keuangan daerah harus mengeluarkan dana sekira Rp1 miliar untuk membayar sewa kantor anggota dewan di gedung IFA.