Togar juga mengungkapkan hasil penelitian tumpahan minyak itu merupakan bahan bakar kapal (fueld oil) yang bukan merupakan produk dari RU V.
"Kita sudah melakukan pengecekan minyak ambil sampel. Hasilnya minyak yang tumpah Itu mendekati fueld oil produk untuk bahan bakar kapal. Itu bukan produk Pertamina di RU V," tegasnya.
Ditanya mengenai sumber api pihaknya juga belum dapat memastikan. Menurutnya api bisa saja berasal dari segi tiga api. " Kita belum tahu sumber dari mana. Itu segi tiga api yakni ada udara, ada sumber minyak dan ada panas. Di situ kan Banyak kapal-kapal sandar tapi kita belum pastikan sumber api dari mana," katanya.
(Baca Juga: Kebakaran Teluk Balikpapan, 2 Nelayan Tewas Mengenaskan)
Pada kesempatan itu Pertamina juga meluruskan pemberitaan dan informasi yang berkembang termasuk kabar minyak tumpah yang memenuhi laut dan masuk ke pemukiman warga sengaja dibakar seperti yang sempat di informasikan BPBD Balikpapan.