Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Gudang di Kalideres Jakbar Hangus Terbakar

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2026 |08:08 WIB
4 Gudang di Kalideres Jakbar Hangus Terbakar
4 Gudang di Kalideres Jakbar Hangus Terbakar (Ist)
A
A
A

JAKARTA - Kebakaran melanda Pergudangan Miami kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 20.06 WIB. Hingga saat ini, pendinginan masih berlangsung. Sementara 4 gudang hangus terbakar. 

1. Kebakaran Gudang

“Keterangan, pemadaman masih dalam proses pendinginan,” kata Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta dalam keterangannya Selasa (12/5/2026) pagi ini.

Dijelaskan, pemadaman sudah dilakukan sejak 20.21 WIB. Kemudian, api dapat dilokalisir pukul 01.30 WIB. Pada proses pemadaman, sebanyak 24 unit dan 120 personel pemadam dikerahkan.

“Status proses pendinginan. Pengerahan 24 unit dan 120 personil pemadam kebakaran,” ujar dia.

2. Kendala Pemadaman

Sementara itu, perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful mengatakan, saat proses pemadaman, petugas mengalami situasi cukup berbahaya karena di gudang itu terdapat bahan kimia dan gas yang mudah meledak sehingga ledakan-ledakan kecil terus terjadi sejak awal kebakaran.

"Untuk kendala, kita terima gudang ini ternyata isinya banyak bahan kimia sehingga ada banyak gas. Banyak ledakan-ledakan kecil, kayak lontaran parfum atau gas kecil yang terlempar ke atas," tuturnya lagi.

Dia menerangkan, hingga dini hari ini, petugas belum dapat memastikan secara rinci jenis bahan yang tersimpan dalam gudang itu. Namun, kondisi asap yang muncul dinilai cukup berbahaya sehingga personel diwajibkan menggunakan alat bantu pernapasan.

"Asapnya juga kita enggak tahu kandungan racunnya apa, jadi anggota yang masuk wajib pakai masker pernapasan," tuturnya.

Dia menambahkan, petugas juga sempat mengoperasikan kendaraan robotik pemadam kebakaran untuk meminimalkan risiko paparan asap beracun dan ledakan terhadap personel di lapangan.

"Fungsi robotik ini untuk menghindarkan manusia berhadapan langsung dengan racun-racun dari asap ini. Robotik sempat main sekitar setengah jam, lalu kita mundurkan lagi karena tekanannya harus tinggi," ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement