nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tambang Pasir di Lereng Gunung Merapi Longsor, Satu Orang Tewas

Kuntadi, Jurnalis · Senin 02 April 2018 10:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 02 510 1880845 tambang-pasir-di-lereng-gunung-merapi-longsor-satu-orang-tewas-sWECCk8xca.jpg Ilustrasi aktivitas penambangan pasir di lereng Gunung Merapi. (Foto: Prabowo/Okezone)

SLEMAN - Aktivitas penambangan pasir di lereng Merapi, tepatnya di aliran Sungai Kaligendol, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman longsor. Akibatnya satu orang penambang tewas dalam musibah ini. Sedangkan tiga lainnya mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman. Sampai saat ini proses evakuasi masih dilakukan untuk mencari korban lain.

“Ada satu korban yang meninggal dunia, satu lagi luka dan dilarikan ke RS Panti Nugroho,” jelas Humas Basarnas DI Yogyakarta, Pipit Eriyanto, Senin (2/4/2018).

Menurutnya, sangat dimungkinkan masih ada beberapa korban lain yang masih terkubur. Sebab dari laporan, ada empat truk yang sempat terkubur tebing pasir yang ambrol, termasuk data dua korban yang berhasil ditemukan, baik yang meninggal ataupun yang terluka.

“Kita segera kirimkan tim untuk membantu proses pencarian,” jelasnya.

Untuk korban jiwa dibawa ke RS Bhayangkara Polda di Klasan, Sleman untuk proses autopsi, sedangkan korban luka dirujuk ke RS Panti Nugroho.

(Baca juga: 8 Orang Penambangan Pasir Tewas Tertimbun Longsor di Magelang)

Sementara informasi yang beredar di lapangan, ada empat korban yang menjadi korban tebing longsor di Kepuharjo ini. Mereka adalah Ibu Citro Wiyono (50), warga Kalitengah Kidul, Glagaharjo, Cangkirngan, Sleman. Dia mengalami luka dan dirawat di RS Panti Nugroho, Pakem. Selain itu ada Pandi Wiyono (55) warga Kalitengah KIdul, Glagahharjo, Cangkringan, Sleman, luka ringan dan dibawa ke rumah.

Sedangkan korban meninggal dunia adalah Gunawan (36), warga Bulaksalak, Cangkringan. Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda. Saat ini tim masih melakukan pencarian karena saat kejadian diduga masih ada satu korban lagi yang masih terkubur.

Upaya pencarian juga menggunakan alat berat milik PT Sari Mulya yang mengerahkan tiga alat berat.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini