"Ya yang berkaitan dengan keumatan, kemudian juga mengenai lingkungan pondok pesantren yang masih membutuhkan misalnya rusun, perbaikan tempat wudhu kemudian jalan di lingkungan pondok pesantren," tuturnya.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Barat Rachmat Syafei mengatakan, pertemuan para ulama bersama Kepala Negara ini dilakukan hanya untuk bersilatuhrami. Menurutnya, silaturahmi merupakan cara untuk saling menyayangi antara ulama dan pemerintah.
Ia menambahkan, Presiden Jokowi juga meminta ulama menolak percaya pada berita-berita hoaks yang bisa meresahkan masyarakat. "Ulama mempunyai kewajiban mengingatkan bahwa berita-berita itu adalah sangat menyesatkan dan harus diatasi," tandasnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.