"Kalau bener (salah) kenapa enggak duduk bersama, komunikasi dari IDI, Terawan kamu itu sebenarnya gimana sih? Itu duduk bersama malah lebih bagus bukan otot-ototan masalah aturan, itu salah. Itu melanggar aturan," terangnya.
Sebelumnya, dr Mayjen Terawan diberhentikan IDI karena dianggap melanggar kode etik kedokteran. Pasalnya, kode etik melarang dokter mengiklankan dan memuji diri sendiri.
Dokter Terawan selama ini diketahui sebagai orang yang mengenalkan metode 'cuci otak' untuk mengatasi penyakit stroke. Terapi 'cuci otak' dengan Digital Substracion Angiography (DSA) diklaim mampu menghilangkan penyumbatan di otak. Namun, metode masih menuai pro kontra di kalangan kedokteran.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.