Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Teluk Balikpapan Tercemar, Pertamina Sebut Ada "Kekuatan Besar" Penyebab Pipa Minyak Putus

Amir Sarifudin , Jurnalis-Rabu, 04 April 2018 |18:16 WIB
Teluk Balikpapan Tercemar, Pertamina Sebut Ada
Pertamina membersihkan laut dengan kapal Oil Skimmer (Foto: Amir/Okezone)
A
A
A

BALIKPAPAN - Pihak Pertamina mengakui adanya pipa putus di jalur distribusi minyak dari pipa Lawe-Lawe Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ke kilang Balikpapan di teluk Balikpapan. Lawe-lawe jadi lokasi tangki timbun Pertamina untuk minyak mentah (crude oil).

Pipa yang putus itu memiliki diameter 20 inci dan tebal 12 mili di kedalaman 25-27 meter perairan teluk Balikpapan, diketahui pipa tersebut patah dan bergeser hingga 100 meter. “Hanya kekuatan eksternal yang besar pipa ini bergesar sampai 100 meter dari posisi aslinya bahkan sampai putus. Bahan (pipa) dari baja, usianya 20 tahun,” ujar Togar MP GM Pertamina RU V saat penjelasan di Polda Kaltim.

Pada awal tumpahan minyak muncul, GM Pertamina RU V, Togar MP menyebutkan minyak itu merupakn bahan bakar kapal. Dia beralasan saat pengambilan sampel pada 31 Maret lalu tidak ditemukan cairan minyak berwarna hitam sehingga disimpulkan berupa MFO atau Marine Fuel Oil.

(Baca Juga: Jalur Pelayaran Teluk Balikpapan Dibuka Kembali Usai Ditutup Selama 2 Hari)

"Kami pastikan yang ada di permukaan teluk Balikpapan adalah crude oil atau minyak mentah dan ada data jumlahnya tapi saya tidak pegang," ucapnya.

Insiden ini juga berdampak terhadap kapasitas produksi di kilang refinery atau pengolahan. "Memang ada penurunan sebesar 60 persen di primary unit tapi kami maksimalkan juga secondary unit yang disalurkan dari kapal tanker," ungkapnya tanpa menyebut penurunan dalam jumlah barel.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement