Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Golkar Perjuangkan Airlangga Cawapres Pendamping Jokowi

Badriyanto , Jurnalis-Sabtu, 07 April 2018 |19:58 WIB
Golkar Perjuangkan Airlangga Cawapres Pendamping Jokowi
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Foto: Bayu Septianto/Okezone)
A
A
A

Bamsoet juga memaparkan secara panjang lebar perjalanan transformasi Partai Golkar sejak era Reformasi. Dibawah kepemimpinan Akbar Tandjung (1998-2004), Partai Golkar mampu mempertahankan prestasi elektoral pada Pemilu 1999 dan 2004. Kepemimpinan Jusuf Kalla (2004-2009) mengembalikan Partai Golkar sebagai pendukung pemerintah, serta mendorong proses regenerasi kepemimpinan.

"Pak Aburizal Bakrie melanjutkan kepemimpinan pada 2009-2015 dan 2015-2016 dengan penataan sistem pengelolaan partai. Kemudian kita mengalami cobaan, inilah ujian yang semakin membesarkan Partai Golkar. Kita terbukti bisa melewatinya dengan baik melalui kesuksesan Munaslub 2016 di Bali dengan memilih Pak Setya Novanto sebagai Ketua Umum," ujar Bamsoet.

Dalam kesempatan yang sama Bamsoet mengapresiasi misi utama kepemimpinan Novanto yang melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi total. Mengembalikan marwah Partai Golkar dengan proyeksi kemenangan Pilkada, Pileg, dan Pilpres 2019.

"Saat ini tampuk kepemimpinan Partai Golkar dilanjutkan Pak Airlangga Hartarto. Dengan waktu yang relatif singkat, hanya sekitar 1,5 tahun, kita harus membantu beliau meningkatkan akselerasi kerja dengan konsolidasi secara menyeluruh dan berkesinambungan. Kita punya 4 Program Unggulan : Sembako Murah, Lapangan Kerja yang Luas, Rumah Terjangkau, dan Revolusi Industri 4.0," papar Bamsoet.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement