JAKARTA – Keberadaan ojek onthel di Kota Tua, Jakarta Barat makin terancam dengan maraknya ojek online. Penumpang ojek onthel pun kini menurun drastis, seiring banyaknya warga memilih transportasi online dalam bepergian.
“Sekarang susah nyari penumpang. Semenjak ada ojek online penumpang udah jarang yang mau naik ojek onthel,” ujar Abdul (64), pengojek onthel yang sering mangkat di depan Stasiun Jakarta Kota, Kota Tua saat berbincang dengan Okezone.
Abdul sudah 28 tahun jadi ojek onthel di Kota Tua dan mengakui bahwa akhir-akhir ini rezeki anjlok. Saban hari dia bersama pengojek onthel lain mangkal di depan Stasiun Jakarta Kota, berbagi tempat dengan para ojek online.
Namun, ojek online datang dan pergi silih berganti mengangkut penumpang. Sementara onthel mereka sering tak kebagian sewaan, jika pun ada hanya hitungan jari.
Dulu, sejak ojek online belum ada, dia bisa mendapatkan sampai Rp250 ribu setelah seharian mengayuh sepeda. Sekarang untuk dapat Rp100 ribu saja susah.