Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nasib Ojek Onthel yang Tergerus Online

Chyntia Sami Bhayangkara , Jurnalis-Sabtu, 07 April 2018 |13:02 WIB
Nasib Ojek Onthel yang Tergerus <i>Online</i>
Ojek online dan ojek onthel menunggu penumpang di depan Stasiun Jakarta Kota (Chyntia/Okezone)
A
A
A

Tarmidzi (45), seorang karyawan swasta di kawasan Gedung Panjang, Jakarta Barat atau tak jauh dari Kota Tua mengaku, tarif ojek onthel lebih mahal dibandingkan dengan tarif ojek online. Maka dia pun lebih memilih naik ojek online kalau ke kantor.

“Kalau naik ojek online saya cuma bayar Rp7 ribu saja sudah sampai sana. Kalau (ojek) onthel kan bisa Rp15 ribu. Jadi, dua kali lipat lebih mahal, ini kurang efisien,” ujar Tarmidzi.

Tarmidzi memaklumi harga ojek onthel lebih mahal, karena mengayuh sepeda memerlukan stamina lebih. Tapi, bagi masyarakat era sekarang kecepatan, kenyamanan dan efesien selalu jadi perhatian.

“Kadang kasihan sih ya sudah pada tua masih ngegowes begitu. Cuma ya gimana lagi, ojek online lebih murah,” tuturnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement