nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akan Lepas Saham di Perusahaan Bir, Pemprov DKI Cari Penasihat Keuangan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 10 April 2018 01:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 10 338 1884371 akan-lepas-saham-di-perusahaan-bir-pemprov-dki-cari-penasihat-keuangan-nQ78oEtVRB.jpg Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Salahuddin Uno ditagih janji untuk melepas saham di PT Delta Djakarta. Pasalnya saat kampanye Pilkada DKI lalu, ketika terpilih, ia bakal menjual saham di perusahaan yang bergerak di bidang bisnis penjualan minuman keras itu.

Sandi mengatakan, pihaknya sedang mencari penasihat keuangan untuk memberikan masukan ihwal baik dan buruknya pemerintah daerah melepas saham tersebut. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat bersabar karena pihaknya tidak akan terburu-buru dalam mengambil suatu kebijakan.

"Mencoba melakukan beauty contest untuk penasihat keuangan yang bisa memberikan input/masukan untuk perkara tentunya investasi kami di Delta Jakarta ini," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Senin 9 April 2018.

(Baca: Soal Saham di Perusahaan Bir, Anies: Jakarta Tak Butuh Investasi Air Keras)

https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 09 338 1884356 soal-saham-di-perusahaan-bir-anies-jakarta-tak-butuh-investasi-air-keras-teCQ3YoE5s.jpg

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (Foto: Dok Okezone)

PT Delta Djakarta, lanjut dia, merupakan sebuah perusahaan terbuka, sehingga ada prosedur yang harus dijalani pihaknya. Bahkan, Pemprov DKI bakal berdiskusi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Karena ini perusahaan terbuka. Tentunya harus melalui beberapa kajian dan review dan juga koordinasi dengan baik manajemen perusahaan, mitra, Bursa Efek Indonesia, dan juga OJK," jelasnya.

Ketika ditanya, berapa harga saham yang akan dijual, Sandi menyatakan tak bisa membocorkan ke publik. Sebab, kata dia, itu telah melanggar aturan yang berlaku yang diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal.

Politikus Partai Gerindra itu mengaku hanya bisa memberikan informasi tentang tahapan-tahapan tata cara pelepasan saham tersebut.

"Karena ini ada UU Pasar Modal dan ada keterbukaan informasi yang diharuskan oleh emiten. Kami tidak bisa memberikan informasi tersebut. Tapi, kami bisa memberikan informasi bahwa ada kajian-kajian dan juga ada tahapan-tahapan yang kami lalui sebelum akhirnya kami mengumumkan rencana divestasi kami untuk PT Delta," jelasnya.

(Baca: Pemprov DKI Akan Putuskan Nasib Saham di Perusahaan Bir pada Akhir April)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan tidak akan berpikir dua kali dalam melepas saham di PT Delta Djakarta. Dia tak akan mengingkari janji yang pernah terucap saat kampanye pilkada lalu.

Menurut Anies, Ibu Kota tidak membutuhkan investasi yang dananya berasal dari sumber haram. Lebih baik Jakarta berinvestasi untuk pemanfaatan air bersih.

"Jakarta itu jauh lebih membutuhkan berinvestasi air bersih daripada air keras. Itu pasti tuh," tegas Anies di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini