Salah satu faktor orang stress di Jakarta karena tingkat kemacetan yang tinggi, minimnya lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat yang tiap tahunnya kian menurun.
"Karena ini dikaitkan dengan tingkat tingginya stres dari masyarakat dan orang dengan gangguan kejiwaan. Kesehatan jiwa dan kesejahteraan masyarakat menurun, lapangan kerja yang sulit didapat. Akhirnya konsumsi miras oplosan ini meningkat," paparnya.
(Baca juga: Korban Miras Oplosan: 82 Orang Tewas di Jakarta dan Jawa Barat)
Sandi menambahkan, banyak yang menganggap mengkonsumsi minuman keras itu dapat menghilangkan segala permasalahan. Padahal, kata dia, itu malah membuat persoalan yang baru.
Ia mengimbau kepada seluruh warga agar tak mengkonsumsi minuman tersebut. Dirinya tak ingin lagi melihat nyawa masyarakat Jakarta hilang secara sia-sia.