Polisi Sita Ratusan Ribu Obat Kuat di Pintu Masuk Bali

Nurul Hikmah, Okezone · Rabu 11 April 2018 22:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 11 340 1885311 polisi-sita-ratusan-ribu-obat-kuat-di-pintu-masuk-bali-jU4Ue7dLfX.jpg Polisi Sita Obat Kuat di Pintu Masuk Bali (foto: Ist)

JEMBRANA - Anggota Polsek Gilimanuk sita ratusan ribu jamu obat kuat dengan merek Cobra X pada Selasa 10 April 2018.

Adanya penyitaan obat jamu kuat Cobra X itu dibenarkan oleh Kapolsek Gilimanuk, Kompol I Nyoman Subawa, di Jembrana, Rabu (11/4/2018).

(Baca Juga: Dinkes Indramayu Hentikan Distribusi Obat Mengandung DNA Babi)

Dia mengatakan, ada 16 Dus Besar yang di dalamnya berisikan ratusan ribu Jamu obat kuat merk "Cobra'X" tanpa dilengkapi daftar BPOM yang sah.

Menurut dia, penyitaan ini bermula dari adanya penggeledahan di mobil box exspedisi "KaLoG" dengan Nomor Polisi D 8457 EN yang dikemudikan oleh Fajar Wira Negara (31) asal Banyuwangi. Setelah dilakukan pemeriksaan barang ternyata mobil box tersebut mengangkut Jamu Cobra'X.

“Jamu obat kuat Cobra'X ini salah satu jamu yang sudah ditarik peredarannya oleh BPOM, dikarenakan mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) Sildenafil Sitrat yang berabahaya untuk kesehatan bahkan berakibat kematian,” katanya.

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga menemukan satu ekor kucing jenis Persia yang dilarang masuk Bali karena termasuk hewan pembawa penyakit mematikan.

“Jadi baik jamu kuat dan juga Kucing adalah merupakan paket dari perusahaan Kereta Logistik yang dikirim dari Purwokerto dan Lumajang via Kereta Api, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan ekspedisi tujuan Denpasar,” paparnya.

(Baca Juga: Ratusan Jamu dan Obat Kuat Dimusnahkan karena Tak Miliki Izin Edar)

Dia menambahkan, untuk sementara jamu tersebut dan seekor kucing itu diamankan di Polsek Gilimanuk.

“Untuk masalah jamu kami masih koordinasi dengan BPOM Denpasar. Sedangkan untuk kucingnya kami titipkan di Karantina Hewan Gilimanuk mengingat Hewan penyebar Rabies seperti Kucing, Anjing, Kera dan sejenisnya dilarang masuk Bali,” pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini