Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cicit Syaikhona Kholil Meninggal, Gus Ipul Takziah dan Ikut Angkat Keranda Jenazah

Nurul Arifin , Jurnalis-Rabu, 11 April 2018 |13:43 WIB
Cicit Syaikhona Kholil Meninggal, Gus Ipul Takziah dan Ikut Angkat Keranda Jenazah
Gus Ipul saat mengangkat keranda Ra Lilur (Foto: Nurul Arifin/Okezone)
A
A
A

SURABAYA - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) takziyah ke rumah duka meninggalnya Kiai Kholilurrahman "Ra Lilur" di kompleks pesantren Syaichona Kholil, Bangkalan, Jawa Timur. Ra Lilur adalah cicit Syaikhona Kholil Bangkalan. Kiai karismatik asal Desa Banjar, Bangkalan ini adalah Putra dari KH Ahmad Tamyiz dan Ny. Romlah.

Setiba di rumah duka saat jenazah diberangkatkan, Gus Ipul juga ikut mengangkat keranda jenazah bersama belasan keluarga dekat almarhum.

"Ra Lilur punya karomah salah satu dzuriah Syaichona Kholil. Beliau ulama yang sangat dihormati dan jadi rujukan para ulama dan santri. Dalam berbagai hal, beliau menjadi tempat bertanya banyak pihak," kata Gus Ipul, usai takziyah, Senin (11/4/2018).

 (Baca: Debat Publik Pertama Pilgub Jatim, Ini Visi Misi Paslon Pilgub Jatim)

Ra Lilur dikenal sebagian masyarakat sebagai seorang waliyullahjadzab, seorang wali yang menjauhi dunia. Tidak seperti kebanyakan kiai lainnya, Ra Lilur lebih sering mengenakan kaos dalam dan celana pendek dengan mengenakan kopiah. Meskipun dalam keadaan menerima tamu.

"Beliau zuhud dan menjauhi hiruk pikuk dunia dan memilih tempat terpencil jauh dari gemerlap dunia. Padahal beliau keturunan ulama besar yang bisa hidup di mana saja," ujarnya.

Gus Ipul yang juga keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini mengatakan, dirinya beberapa kali bertemu dengan Ra Lilur. "Terakhir bertemu, beliau memberikan doa agar saya selalu kuat memegang amanah," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement