Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PPP: Berdebat soal Kitab Suci Fiksi Tak Ada Gunanya

Taufik Budi , Jurnalis-Sabtu, 14 April 2018 |12:35 WIB
PPP: Berdebat soal Kitab Suci Fiksi Tak Ada Gunanya
Ketua Umum PPP Romahurmuziy (foto: Taufik Budi/Okezone)
A
A
A

Romy menyampaikan, masyarakat tak perlu terpancing dengan pernyataan Kitab Suci adalah fiksi. Apalagi, pernyataan yang pertama kali muncul dalam sebuah acara televisi swasta nasional itu telah berbuntut kepada laporan di kepolisian.

"Makanya untuk apa kita menghabiskan waktu untuk berdebat dengan orang yang tidak percaya pada Tuhan. Anggal saja itu memang keyakinan dia. Kalau kemudian ada yang mempolisikan juga, itu haknya (yang melaporkan) ini negara hukum. Jadi dihadapi saja kalau dia punya argumentasi dan bangunan ilmiah yang dikatakan mumpuni," pungkasnya.

(Baca Juga: Polda Metro Selidiki Unsur Pidana di Kasus 'Kitab Suci Fiksi' Rocky Gerung)

Sebelumnya, Ketua Cyber Indonesia, Permadi Arya atau yang akrab dipanggil Abu Janda telah resmi melaporkan pengamat politik Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya atas tuduhan ujaran kebencian bermuatan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), saat jadi narasumber di salah satu stasiun televisi swasta.

Abu Janda tidak terima dengan pernyataan Rocky Gerung yang menyebut 'kitab suci itu fiksi' di sebuah program televisi. Menurutnya, ucapan Rocky Gerung melanggar hukum, sekalipun secara spesifik tidak menyebutkan kitab suci dari agama tertentu. Menurutnya, semua agama di Indonesia mengakui masing-masing kitabnya adalah suci.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement