Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Suriah: Serangan Koalisi AS Tunjukkan Kegagalan Barat

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Minggu, 15 April 2018 |10:07 WIB
Presiden Suriah: Serangan Koalisi AS Tunjukkan Kegagalan Barat
Presiden Suriah Bashar al Assad menyatakan serangan koalisi AS menunjukkan kegagalan negara Barat (Foto: AFP)
A
A
A

DAMASKUS – Presiden Suriah, Bashar al Assad, angkat bicara mengenai serangan yang dilakukan koalisi Amerika Serikat (AS) ke negaranya. Mantan dokter di Inggris itu menyebut serangan yang dipimpin oleh AS menunjukkan kegagalan kekuatan negara-negara Barat mencapai tujuan mereka di Suriah.

“Serangan terjadi setelah pasukan penjajah yang mendukung teroris menyadari bahwa mereka telah kehilangan kontrol serta merasa kehilangan kredibilitas di depan masyarakatnya dan dunia,” ujar Bashar al Assad, mengutip dari Xinhua, Minggu (15/4/2018).

Sebagaimana diberitakan, Presiden AS Donald Trump memerintah serangan militer terhadap fasilitas-fasilitas senjata kimia Suriah yang dilakukan bersama dengan Inggris dan Prancis. Pria asal New York itu mengatakan, keputusan diambil untuk membalas serangan senjata kimia pasukan Suriah ke Douma pada Sabtu 7 April yang menewaskan puluhan orang.

BACA JUGA: Trump Umumkan Serangan Militer Tiga Negara ke Suriah

BACA JUGA: Koalisi AS Tembakkan 100 Rudal Penjelajah ke Suriah

Melalui pernyataan resminya, militer Suriah mengatakan bahwa koalisi AS menembakkan lebih dari 110 rudal. Pusat Penelitian Sains di Damaskus serta pangkalan militer di Homs rusak parah akibat serangan udara dari AS, Inggris, dan Prancis itu.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam keras tindakan ketiga negara untuk menyerang Suriah atas dugaan penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil. Pria asal Saint Petersburg itu menilai AS dan sekutu-sekutunya justru menambah penderitaan warga sipil Suriah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement