Image

Gara-Gara Penyakit Misterius, Kanada Pulangkan Keluarga Diplomatnya dari Kuba

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 10:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 17 18 1887603 gara-gara-penyakit-misterius-kanada-pulangkan-keluarga-diplomatnya-dari-kuba-pBiYoUTLAm.jpg Kedutaan Besar Kanada di Havana, Kuba. (Foto: Reuters)

OTTAWA – Kanada akan menarik semua keluarga diplomatnya yang ditempatkan di kedutaan besar di Kuba. Pemerintah Kanada mengatakan, penarikan itu dikarenakan merebaknya gejala kesehatan misterius yang dikhawatirkan memiliki kaitan dengan cidera otak jenis baru.

Gejala tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga Kanada yang terhubung degan kedutaan di Havana pada 2017. Ottawa masih menyelidiki apa yang menjadi penyebab dari gejala kesehatan yang juga mempengaruhi para diplomat Amerika Serikat di Kuba itu.

Reuters, Selasa (17/4/2018) melaporkan, gejala tersebut termasuk pusing, sakit kepala dan mual-mual tersebut telah ditemukan pada 10 dari 27 personel kedutaan dan keluarganya. Pejabat senior pemerintah mengatakan, mereka yang terkena dampak telah menjalani uji medis.

BACA JUGA: Dapat Serangan Sonik Misterius, AS Tarik Separuh Diplomatnya di Kuba

Meskipun belum ada insiden baru sejak musim gugur 2017, keluarga diplomatik yang telah kembali ke Kanada terus mengalami gejala. Dalam beberapa kasus, gejala tersebut berkurang intensitasnya sejak sebelum mereka kembali ke Kanada.

Pejabat tersebut mengatakan, informasi yang diterima dari spesialis medis menimbulkan kekhawatiran mengenai jenis tertentu cidera otak.

Hasil kualitas uji udara dan air di kediaman staf di Havana tidak menunjukkan penyebab dari masalah kesehatan tersebut.

Karena keadaan ini, Kedutaan Besar Kanada di Kuba akan dinyatakan sebagai penempatan tanpa pendampingan. Status itu berarti para diplomat tidak akan ditempatkan bersama dengan keluarga mereka.

BACA JUGA: Diplomatnya Diusir AS, Kuba Selidiki 'Insiden Misterius'

Gejala kesehatan serupa yang dialami diplomat dan staf kedutaan Amerika Serikat di Kuba tahun lalu membuat Washington memutuskan untuk mengurangi dua pertiga jumlah stafnya di kedutaan. Sampai saat ini masalah kesehatan tersebut masih belum terungkap penyebabnya.

Pejabat Kuba membantah keterlibatan pemerintahnya atau mengetahui mengenai penyebab dari insiden itu. Sejauh ini, gejala kesehatan tersebut hanya mempengaruhi personel dari kedutaan Kanada dan Amerika Serikat dan tidak ada tanda-tanda risiko bagi para turis.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini