Tim pemeriksa PBB mengumpulkan bukti penggunaan senjata kimiadi Ain Tama, Damaskus Agustus 2013. (Foto: Reuters)
Semua bukti itu, kata Donovan, menunjukkan bahwa insiden di Douma bukanlah sebuah berita bohong. Bukti-bukti tersebut memperlihatkan ada serangan senjata kimia yang dilakukan oleh Pemerintah Suriah terhadap rakyatnya.
BACA JUGA: Putin: Serangan Lanjutan Barat ke Suriah Akan Sebabkan Kekacauan Dunia
Rusia menyatakan telah mengizinkan tim pemeriksa OPCW untuk masuk ke Douma pada Rabu untuk mulai melakukan pemeriksaan. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menolak kekhawatiran Amerika Serikat mengenai upaya penghilangan barang bukti di Douma.