JAKARTA – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan Jr. mengatakan bahwa serangan senjata kimia di Douma bukanlah sebuah berita bohong dan ada banyak bukti yang menunjukkan insiden itu benar-benar dilakukan oleh rezim Suriah.
Donovan menyoroti fakta bahwa Rusia belum memperbolehkan tim pemeriksa dari organisasi pelarangan senjata kimia (OPCW) untuk masuk ke Douma yang diduga menjadi lokasi terjadinya serangan senjata kimia. Amerika Serikat sempat menyampaikan kekhawatiran akan upaya penghilangan bukti yang dilakukan Rusia di Douma.
BACA JUGA: Lavrov: Rusia Tidak Hilangkan Bukti di Lokasi Serangan Senjata Kimia Suriah
Namun, Donovan menilai telah ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa Pemerintah Suriah telah melakukan serangan senjata kimia di Douma.
“Perlu diingat sudah banyak bukti-bukti, video-video, foto-foto berdefinisi tinggi yang menunjukkan penderitaan warga di Douma,” kata Donovan kepada media di kediamannya Jakarta, Selasa (17/4/2018).