Komunitas Pasutri Tukar Pasangan Bukan Hanya di Jatim melainkan Lintas Provinsi

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 17:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 17 519 1887811 komunitas-pasutri-tukar-pasangan-bukan-hanya-di-jatim-melainkan-lintas-provinsi-LEmmGrLWfE.jpg Ilustrasi Mesum (foto: Okezone)

SURABAYA - Anggota komunitas pasutri bertukar pasangan untuk berhubungan intim yang dinamai dengan group Sparkling di media sosial jumlahnya cukup banyak. Di mana anggotanya mencapai 48 pasangan. Kelompok ini berdiri sejak 2013.

Pasangan yang menjadi anggota group Sparkling tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga ada dari luar Jatim. Mereka melakukan antivitas seksual dengan cara bertukar pasangan dalam satu kamar. Mereka beralasan hal ini dilakukan untuk fantasi seks.

Pelaku kasus pasutri tukar pasangan (Foto: Syaiful Islam)

(Baca Juga: Polisi Bongkar Komunitas Pasutri Tukar Pasangan untuk Berhubungan Intim)

Sehingga akan bisa menambah gairah seks terhadap pasangan sah untuk berhubungan intim. Untuk bisa menjadi kelompok ini tidak mudah, melainkan cukup sulit. Pasalnya pasangan calon anggota harus menyerahkan surat nikah terlebih dulu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, berdasarkan hasil pendalaman terhadap kasus pasutri bertukar pasangan untuk melakukan aktivitas seksual atau swinger jumlah anggota cukup banyak.

"Jumlah anggota dalam group Sparkling banyak yakni mencapai 48 pasangan. Mereka tidak hanya berasal dari Jatim, tapi lintas provinsi," terang Barung, Selasa (16/4/2018).

Menurut Barung, kelompok tersebut sangat tertutup. Pihaknya berhasil membongkar kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Kemudian Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap.

(Baca Juga: Polisi Tetapkan THD Jadi Tersangka Kasus Pasutri Tukar Pasangan)

"Penyidik sudah menetapkan THD sebagai tersangka dalam kasus ini karena sebagai inisiator. Tersangka akan dijerat dengan pasal 296 KUHP tentang Memudahkan Perbuatan Cabul dengan Orang Lain," tandas Barung.

Seperti diberitakan, Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menggerebek tiga pasutri ketika sedang berhubungan intim dengan tukar pasangan pada sebuah hotel di Lawang, Malang, pada 14 April 2018.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini