nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter di India Salah Mengoperasi Pasien Setelah Mengiranya Sebagai Orang Lain

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 25 April 2018 19:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 25 18 1891387 dokter-di-india-salah-mengoperasi-pasien-setelah-mengiranya-sebagai-orang-lain-mWTi2Sfv1s.jpg Foto: Reuters.

NEW DELHI – Seorang dokter bedah telah mengundurkan diri dari posisinya di sebuah rumah sakit di New Delhi karena melakukan operasi yang tidak perlu pada kaki seorang pasien setelah tertukar dengan pasien lain. Dokter itu mengebor lubang di kaki kanan seorang pasien berusia 50 tahun, Vijendra Tyagi, untuk memasukkan pin sebelum menyadari dia mengoperasi pasien yang salah.

Tyagi dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah, Pusat Trauma Sushruta di New Delhi karena cidera di kepala yang dialaminya dalam kecelakaan. Tetapi dia salah dikenali sebagai pasien lain yang menderita patah kaki, dan menjalani operasi untuk memperbaiki patah tulang yang tidak dia alami.

Pengawas di rumah sakit, Ajay Bahl mengatakan kepada AFP bahwa pasien tersebut di bawah pengaruh anestesi dan tidak dapat memberitahu mengenai kesalahan tersebut.

BACA JUGA: Dokter di Kenya Lakukan Operasi Otak pada Pasien yang Salah

Dokter yang namanya tidak disebutkan, telah dicopot dari jabatannya di rumah sakit karena kelalaiannya dan ditempatkan di fasilitas terpisah di bawah pengawasan ketat seorang dokter senior.

"Dokter bedah itu menyadari kesalahannya dan melepas pin dalam operasi perbaikan. Dia juga meminta maaf atas kesalahan itu tetapi kami mengambil pengecualian kuat dan mengambil tindakan terhadapnya, " kata Bahl sebagaimana dilansir AFP, Rabu (25/4/2018).

Menurut keterangan dokter, Tyagi dipulangkan dari rumah sakit pada akhir pekan tetapi akan membutuhkan satu pekan untuk benar-benar pulih dari operasi kaki yang tidak perlu.

Laporan kelalaian medis, yang seringkali mengakibatkan kematian, terjadi secara luas di India.

Pekan lalu dua dokter ditangkap karena kelalaian setelah dituduh gagal mendiagnosis seorang fisioterapis berusia 51 tahun yang mengaku menderita tekanan darah tinggi. Dia mengalami serangan jantung dan meninggal.

BACA JUGA: Dokter Bedah Ini Ukir Inisial Namanya di Hati Pasien Wanita

Sepekan sebelum insiden itu, seorang wanita berusia 30 tahun salah menjalani dialisis di Lembaga Ilmu Kesehatan India setelah mengeluh sakit perut ringan. Dokter mencoba mengutak-atik dokumen untuk menutupi kesalahan itu.

Pada Desember sebuah rumah sakit di New Delhi salah mendiagnosis menyatakan sepasang kembar prematur tewas meski salah satunya masih hidup. Insiden ini menyebabkan kemarahan publik dan memaksa pemerintah untuk menutup lembaga itu. Bayi itu meninggal di rumah sakit lain beberapa hari kemudian.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini