nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korsel-Korut Setuju Denuklirisasi Korea dan Akhiri Perang Tahun Ini

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 27 April 2018 18:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 27 18 1892195 korsel-korut-setuju-denuklirisasi-korea-dan-akhiri-perang-tahun-ini-Kl7XtXtAZl.JPG Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di KTT antar-Korea, 27 April 2018. (Foto: Reuters)

SEOUL – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in berpelukan setelah bersumpah untuk bekerja demi mencapai denuklirisasi total di Semenanjung Korea, menutup hari penuh senyum dan jabat tangan di pertemuan tingkat tinggi (KTT) antar-Korea pertama dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Kedua Korea sepakat untuk bekerjasama dengan Amerika Serikat dan China tahun ini untuk mengumumkan akhir dari Perang Korea dan berusaha membuat sebuah kesepakatan baru untuk membangun perdamian yang permanen dan solid.

Deklarasi yang dihasilkan dalam pertemuan puncak itu termasuk pengurangan kekuatan militer secara bertahap, dihentikannya tindakan-tindakan provokatif yang bermusuhan, pengalihan perbatasan yang dijaga ketat menjadi zona damai dan upaya untuk melakukan pembicaraan multilateral dengan negara-negara lain termasuk Amerika Serikat dan China.

BACA JUGA: Pemimpin Korsel dan Korut Bergandengan, Awali KTT Antar-Korea Bersejarah

"Kedua pemimpin menyatakan di depan 80 juta rakyat kami dan seluruh dunia tidak akan ada perang lagi di Semenanjung Korea dan era baru perdamaian telah dimulai," demikian disebutkan dalam deklarasi tersebut sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (27/4/2018).

Pada KTT antar-Korea kali ini Kim Jong-un membuat sejarah dengan menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang melintasi perbatasan Korea Selatan sejak Perang Korea 1950. Kedatangan Kim di Korea Selatan disambut langsung oleh Presiden Moon Jae-in di perbatasan kedua negara, sebelum keduanya berjalan bergandengan tangan ke wilayah Korea Selatan.

Banyak pihak berharap KTT antar-Korea kali ini dapat memberikan kemajuan berarti pada proses perdamaian di Semenanjung Korea. Harapan itu semakin menguat setelah Kim Jong-un mengumumkan penghentian semua uji coba rudal balistik dan nuklir Korea Utara. Kim juga menyatakan akan membongkar lokasi uji coba nuklir yang selama ini digunakan oleh negaranya.

BACA JUGA: Inilah Para Elit "Lingkaran Sembilan" yang Dibawa Kim Jong-un ke Korea Selatan

Namun, ada juga keraguan akan kesungguhan dan kemampuan Kim Jong-un untuk benar-benar menyingkirkan senjata nuklirnya. Dua KTT antar-Korea sebelumnya yang digelar pada 2000 dan 2007 gagal untuk membuat Pyongyang menghentikan program nuklirnya.

"Kami akan melakukan upaya untuk menciptakan hasil yang baik dengan berkomunikasi secara erat, untuk memastikan perjanjian kami yang ditandatangani hari ini di depan seluruh dunia, tidak akan berakhir hanya sebagai awal seperti perjanjian-perjanjian sebelum hari ini," kata Kim Jong-un setelah perjanjian ditandatangani.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini