Saat ini, Pendeta Jacky menempatkan kerentanan konflik pada angka enam, dalam skala satu sampai sembilan.
"Masih rentan karena memakan waktu lama untuk menyembuhkan trauma," katanya.
"Masih ada 40% sampai 50% kemungkinan (konflik), kita harus perkuat terus lewat provokasi perdamaian, perbanyak teman-teman muda. Mereka jadi amunisi hidup ketika konflik terjadi," kata Jacky.
Sama-sama dimanfaatkan oleh orang lain
Tetapi dalam masyarakat pada umumnya, tambah Jacky, "Tumbuh kesadaran kolektif bahwa kita sama-sama hancur, sama-sama rugi dan sama-sama dimanfaatkan oleh orang lain untuk memperoleh keuntungan."
"Namun trauma masa lalu masih belum tuntas, belum selesai. Orang hanya menjaga agar jangan sampai terjadi. Orang belum sampai pada proses penyembuhan secara kolektif. Orang masih mengingkari atas apa yang terjadi di masa lalu. Belum ada penyembuhan kolektif."
Dari ratusan mantan kombatan anak yang terlibat dalam konflik Maluku, diperkirakan hanya sekitar 50 yang mengalami proses pemulihan dan menjadi "duta damai" melalui gerakan yang dinamakan Provokator Perdamaian.
Banyak lainnya yang terlibat dalam dunia keras, preman atau menjadi penagih hutang di kota-kota besar.
Bagi Ronald dan Iskandar dan sejumlah kecil mantan kombatan muda lainnya, penghargaan terhadap apa yang mereka lakukan saat ini juga menjadi faktor kunci.
"Apa yang Ronald peroleh adalah respect (dihargai)) dalam level yang sama tapi sebagai pekerja perdamaian. Ini reward (penghargaan), dia dihargai, dihormati dicintai, dan dia beri kesempatan untuk dapat bekerja bagi perdamaian," kata Jacky.
Berbagai aktivitas bersama yang mereka lakukan termasuk bengkel seni, baca puisi, tari, hip hop dan pecinta alam.
Di lapangan, selain beragam aktivitas ini, Ronald dan Iskandar dan teman-teman mereka juga sibuk mencegah tersebarnya ujaran dan isu kebencian lewat media sosial untuk menjaga kebersamaan masyarakat yang pernah terluka parah akibat kerusuhan paling berdarah di Indonesia ini.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.