nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teka-Teki Putri Penguasa Dubai yang Hilang Setelah Berupaya Kabur

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Senin 07 Mei 2018 17:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 07 18 1895369 teka-teki-putri-penguasa-dubai-yang-hilang-setelah-berupaya-kabur-cEDaNDLjJs.jpg Sheikha Latifa tidak diketahui keberadaannya setelah mencoba melarikan diri. (Foto: BBC)

DUBAI - Keberadaan anak perempuan penguasa Dubai masih menjadi tanda tanya setelah gagal dalam upayanya untuk kabur.

Sheikha Latifa, putri Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, diketahui mencoba melarikan diri dari rumahnya pada Maret lalu agar bisa hidup lebih bebas di luar negeri.

Dalam sebuah video yang dikirim ke temannya sebelum kabur, dia mengatakan, "Saya membuat video ini, karena mungkin ini adalah video terakhir yang saya buat...Jika Anda menonton video ini, saya mungkin meninggal atau dalam berada dalam kondisi yang sangat, sangat, sangat buruk".

Sejumlah saksi mata mengungkap bahwa Latifa menumpang sebuah kapal yacht mewah. Namun, dia dicegat pada 4 Maret lalu di perairan India dan dikembalikan ke Dubai. Sejak saat itu dia tidak pernah terlihat lagi.

BACA JUGA: 10 Raja Terkaya dan Paling Murah Hati

Investigasi BBC Newsnight mengklaim bahwa ketika kabur Latifa menerima bantuan seorang mantan mata-mata Prancis dan instruktur bela diri asal Finlandia.

Aparat Dubai di Uni Emirat Arab mengatakan tidak bisa berkomentar atas alasan hukum.

Adapun soal pihak yang menyebut bahwa Latifa hilang, aparat Dubai mengatakan mereka punya catatan kriminal.

Pada Sabtu, lembaga Human Rights Watch mendesak aparat Dubai untuk "menyingkap" keberadaan Sheikha Latifa dan "mengklarifikasi status hukumnya".

BACA JUGA: UEA Tunjuk Pria 27 Tahun Sebagai Menteri Kecerdasan Buatan

"Kegagalan untuk mengungkap keberadaan dan status sang putri bisa dikategorikan sebagai penghilangan paksa," sebut HRW.

"Sheikha Latifa, yang telah mengatakan kepada teman-temannya bahwa dia ingin kabur dari pengekangan yang diterapkan keluarganya, tidak pernah terlihat atau terdengar selama dua bulan sehingga menimbulkan kerisauan atas keselamatan dan kondisinya," tambah HRW.

Selain menjadi penguasa Dubai, Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum adalah Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini